Cara Menambahkan Subtitle ke Video: Otomatis, CapCut, Canva

Cara menambahkan subtitle ke video: subtitle otomatis, CapCut, Canva, YouTube Studio, format yang tepat (SRT, VTT, tertanam), dan cara menerjemahkannya.

Editor video dengan linimasa dan subtitle otomatis di atas gambar

Juga tersedia dalam: English, Русский, Українська, Dansk, Deutsch, Español, Français, Italiano, Magyar, Nederlands, Norsk bokmål, Polski, Português (Brasil), Suomi, Svenska, Türkçe, Ελληνικά, עברית, العربية, 한국어, 日本語, 中文(中国), 中文(台灣), Tiếng Việt

Untuk menambahkan subtitle ke video, ada dua jalan: membuat subtitle otomatis dengan layanan transkripsi, yang menghasilkan file SRT atau VTT untuk diunggah ke YouTube, Facebook, atau Vimeo, atau memakai fitur teks otomatis di editor seperti CapCut atau Canva, yang menanamkan subtitle langsung di gambar. Dalam panduan ini Anda akan melihat empat metode paling praktis, format yang cocok untuk tiap kasus, cara menerjemahkan subtitle, dan cara membuatnya mudah dibaca, termasuk di video vertikal untuk TikTok dan Reels.

Sebelum memilih alat, sebaiknya pahami dulu jenis subtitle yang Anda butuhkan, karena semua langkah berikutnya bergantung pada hal itu.

Apa itu subtitle dan format apa yang Anda butuhkan

Subtitle adalah potongan teks dengan waktu mulai dan waktu selesai, yang disinkronkan dengan ucapan di video. Subtitle bisa berupa file terpisah atau "dibakar" (tertanam) ke dalam gambar.

JenisCara kerjaKelebihanKeterbatasanDipakai di
SRTFile teks berisi blok bernomor dan waktu (00:00:01,000 --> 00:00:03,500)Format paling kompatibel; bisa diedit di editor teks apa punHampir tanpa opsi gayaYouTube, Facebook, Vimeo, pemutar video, editor video
VTT (WebVTT)Mirip SRT, diawali WEBVTT dan memakai titik pada milidetikDirancang untuk web; mendukung posisi dan sedikit gayaSebagian program lama tidak bisa membacanyaPemutar HTML5, platform kursus online, Vimeo
Tertanam (burned-in)Teks menjadi bagian dari gambar videoTerlihat di mana saja, termasuk di WhatsApp atau media sosial yang tidak mendukung file subtitleTidak bisa dimatikan, dikoreksi, atau diterjemahkan tanpa ekspor ulangTikTok, Reels, Shorts, iklan

Aturan sederhananya: jika platform menerima file subtitle (YouTube, Vimeo, Facebook), unggah SRT; penonton bisa menyalakan atau mematikannya dan memilih bahasa. Jika Anda akan memposting di platform video pendek atau membagikan filenya apa adanya, misalnya lewat WhatsApp, tanamkan subtitle-nya. Jika sebuah pemutar meminta VTT sementara Anda punya SRT, konverter SRT ke VTT menyelesaikannya dalam hitungan detik.

Mengunduh subtitle

Orang yang mencari "download subtitle" biasanya menginginkan salah satu dari dua hal. Jika video itu milik Anda dan ada di YouTube, Anda bisa mengunduh trek subtitle di YouTube Studio dalam format seperti SRT atau VTT dari menu opsi tiap bahasa (untuk subtitle otomatis, kadang harus diduplikasi dan disimpan dulu). Jika Anda mencari subtitle film, ada situs komunitas seperti OpenSubtitles; pastikan subtitle itu cocok dengan versi file yang sama, karena selisih beberapa detik adalah masalah yang paling sering terjadi.

Metode 1: subtitle otomatis dengan Audiotexta

Metode ini cocok untuk video apa pun, di mana pun Anda akan mempublikasikannya, karena hasilnya berupa file standar. Kami menjelaskannya dengan Audiotexta, tetapi generator subtitle lain bekerja dengan cara serupa.

  1. Unggah video. Buka aplikasi web dan seret file MP4, MOV, atau WebM. Jika filenya sangat besar, Anda bisa mengunggah audionya saja; detailnya ada di panduan transkrip video ke teks.
  2. Pilih bahasa. Tentukan bahasa video atau biarkan deteksi otomatis. Jika ada beberapa orang yang berbicara, aktifkan label pembicara.
  3. Periksa. Editor memutar video dan menyorot teks seiring audio berjalan. Perbaiki nama orang, merek, angka, dan ungkapan lokal atau bahasa gaul, karena di situlah sistem otomatis paling sering keliru.
  4. Ekspor ke SRT atau VTT. Pilih format sesuai tujuan. Keduanya tersedia di paket gratis.

Setelah file siap, unggah ke platform:

  • YouTube Studio: di bagian Subtitel, pilih video, tambahkan bahasa, lalu gunakan opsi unggah file dengan pengaturan waktu.
  • Facebook: di pengaturan video (atau lewat Meta Business Suite) ada bagian subtitle untuk mengunggah SRT. Kadang Facebook meminta nama file diakhiri kode bahasa, misalnya video.id_ID.srt.
  • Vimeo: di opsi distribusi video, Anda akan menemukan bagian subtitle yang menerima SRT dan VTT.
  • Tertanam: editor seperti Premiere Pro, DaVinci Resolve, dan CapCut desktop versi terbaru memungkinkan Anda mengimpor SRT, mengatur gayanya, lalu mengekspor video dengan teks di dalam gambar.

Jika Anda sering melakukannya, halaman subtitle otomatis menjelaskan opsi gaya, segmentasi, dan format yang tersedia.

Metode 2: cara menambahkan subtitle di CapCut

CapCut adalah pilihan paling populer bagi yang mengedit di HP dan memposting ke media sosial. Aplikasi ini punya fitur teks otomatis yang mengenali suara dan membuat teks langsung di linimasa. Nama menu berubah antarversi, tetapi alur umumnya seperti ini:

  • Di aplikasi HP: buka proyek, masuk ke Teks, lalu cari fitur teks otomatis (di sebagian versi bernama "Auto captions"). Pilih bahasa, lalu buat.
  • Di komputer atau versi web: cari tab Teks atau Captions dan opsi teks otomatis atau pengenalan suara, pilih bahasa, lalu buat.

Setelah itu Anda bisa mengoreksi teks blok demi blok, mengganti font, warna, dan animasi, lalu mengekspor. Di versi desktop biasanya juga ada opsi untuk mengekspor subtitle sebagai file SRT. Perlu diingat, sebagian fitur lanjutan mungkin membutuhkan CapCut Pro, dan menurut CapCut sendiri, versi web bekerja lebih baik untuk video pendek.

CapCut ideal untuk klip berdurasi beberapa menit dengan subtitle yang mencolok. Untuk video panjang, seperti rekaman kuliah atau wawancara, memeriksa teks blok demi blok di linimasa menjadi lambat.

Metode 3: cara membuat subtitle di Canva

Editor video Canva punya fitur untuk membuat subtitle otomatis: pilih video, tentukan gaya subtitle dan bahasanya, dan Canva akan membuat lapisan teks yang bisa diedit di linimasa, tempat Anda bisa memperbaiki kata dan menyesuaikan waktu. Subtitle diekspor bersama videonya, artinya tertanam di gambar.

Ketersediaan sebagian opsi, seperti terjemahan subtitle, bisa bergantung pada paket, jadi cek apa saja yang termasuk di akun Anda. Canva paling cocok jika Anda memang sudah mendesain konten media sosial di sana: font dan warna merek tetap berada di satu tempat. Jika Anda butuh file SRT terpisah, lebih praktis membuatnya dengan alat lain.

Metode 4: subtitle otomatis YouTube Studio

Jika video akan diunggah ke YouTube, platform ini membuat subtitle otomatis tanpa biaya untuk bahasa yang didukung, termasuk bahasa Indonesia. Subtitle tersebut muncul dengan label kurang lebih "Indonesia (dibuat otomatis)" beberapa waktu setelah video diunggah; untuk video panjang bisa butuh waktu lebih lama.

Kelebihannya, Anda tidak perlu melakukan apa-apa. Kekurangannya, subtitle ini tidak selalu tepat untuk nama, tanda baca, dan pemotongan baris. Dari bagian Subtitel di YouTube Studio, Anda bisa menduplikasi trek otomatis lalu mengeditnya, atau menggantinya dengan SRT yang sudah diperiksa. Ada juga opsi sinkronisasi otomatis: Anda menempelkan transkrip ucapan di video, lalu YouTube menghitung waktunya.

Cara menerjemahkan subtitle ke bahasa Inggris atau bahasa lain

Memberi subtitle dalam bahasa lain adalah salah satu cara paling sederhana untuk menjangkau lebih banyak orang: penonton di Malaysia, Singapura, atau di luar Asia Tenggara bisa mengikuti video Anda tanpa sulih suara. Proses yang disarankan selalu sama:

  1. Periksa dulu subtitle dalam bahasa aslinya. Kesalahan dalam bahasa Indonesia akan berlipat ganda di terjemahan.
  2. Terjemahkan teksnya dengan mempertahankan waktu. Audiotexta (paket Pro), YouTube Studio, dan CapCut menawarkan terjemahan otomatis subtitle; hasilnya keluar dengan potongan yang sama seperti aslinya.
  3. Periksa panjangnya. Bahasa Inggris biasanya sedikit lebih pendek daripada bahasa Indonesia, sedangkan bahasa Melayu kurang lebih sama panjangnya. Jika ada baris yang terlalu panjang, pecah menjadi dua.
  4. Minta penutur asli membacanya jika videonya penting. Terjemahan otomatis menangkap makna umum dengan baik, tetapi idiom dan humor sering terlewat.

Di YouTube dan Vimeo Anda bisa mengunggah setiap bahasa sebagai trek terpisah, dan penonton yang memilih. Di TikTok atau Reels, Anda harus menentukan satu bahasa utama atau memposting versi yang berbeda.

Subtitle untuk video vertikal: TikTok, Reels, dan Shorts

Di video vertikal, subtitle hampir selalu ditanamkan, dan formatnya mengubah aturan main:

  • Baris lebih pendek. Layarnya sempit; dua atau tiga kata besar per baris lebih mudah dibaca daripada satu kalimat penuh dengan huruf kecil.
  • Hindari area yang tertutup. Bagian bawah dan sisi kanan TikTok serta Reels tertutup oleh deskripsi dan tombol. Letakkan teks sedikit di atas sepertiga bagian bawah layar.
  • Teks besar dan kontras. Banyak orang menonton video ini tanpa suara, jadi subtitle menggantikan peran audio.

TikTok dan Instagram punya teks otomatis sendiri saat memposting, yang bisa dinyalakan atau dimatikan oleh penonton. Fitur ini berguna, tetapi kontrol gayanya minim; jika teks adalah bagian dari desain video, lebih baik ditanamkan dari editor.

Checklist: subtitle yang mudah dibaca

Sebelum mempublikasikan, periksa daftar ini:

  • Maksimal dua baris per subtitle.
  • Sekitar 37 sampai 42 karakter per baris untuk video horizontal, patokan yang umum di panduan gaya profesional; lebih sedikit untuk vertikal.
  • Durasi yang wajar: kira-kira satu sampai tujuh detik per subtitle. Jika teks lewat terlalu cepat, tidak ada yang sempat membacanya.
  • Potongan yang alami: pecah berdasarkan frasa atau jeda, bukan di tengah frasa seperti "rumah makan / Padang".
  • Kontras yang cukup: teks putih dengan garis tepi hitam, atau kotak semi-transparan di belakangnya, terbaca di hampir semua latar.
  • Tidak menutupi hal penting: wajah, grafik, atau teks yang sudah muncul di layar.
  • Sinkron: subtitle harus muncul saat kalimat dimulai, bukan satu detik setelahnya.
  • Nama dan angka sudah diperiksa, selalu.
  • Suara penting ditulis dalam kurung siku, seperti [musik] atau [tertawa], jika penonton Anda termasuk teman Tuli atau orang dengan gangguan pendengaran.

Untuk mendalami format dan segmentasi, baca panduan kami tentang generator subtitle SRT dan VTT.

Metode mana yang sebaiknya dipilih

  • Video untuk YouTube, Vimeo, atau Facebook, dengan beberapa trek bahasa: buat SRT, periksa, lalu unggah sebagai file.
  • Klip pendek untuk TikTok atau Reels yang diedit di HP: CapCut, dengan subtitle tertanam.
  • Konten merek yang didesain di Canva: fitur subtitle Canva, agar alur kerja Anda tidak terputus.
  • Hanya butuh sesuatu yang cepat di YouTube: subtitle otomatis YouTube Studio, diperiksa dulu jika videonya penting.

Yang paling membedakan subtitle bagus dari subtitle seadanya bukanlah alatnya, melainkan lima menit pemeriksaan sebelum dipublikasikan.

Cara menambahkan subtitle otomatis ke video

  1. Unggah video. Seret file MP4, MOV, atau WebM ke Audiotexta lewat browser di komputer atau HP Anda.
  2. Pilih bahasa. Tentukan bahasa yang diucapkan di video atau biarkan deteksi otomatis, lalu aktifkan label pembicara jika ada beberapa suara.
  3. Periksa teksnya. Putar video di editor dan perbaiki nama, angka, serta istilah teknis; pastikan juga setiap baris subtitle pendek dan mudah dibaca.
  4. Ekspor file subtitle. Unduh subtitle dalam format SRT atau VTT, dan jika Anda membutuhkannya dalam bahasa lain, terjemahkan dulu sebelum mengekspor (terjemahan tersedia di paket Pro).
  5. Unggah atau tanamkan subtitle. Unggah SRT ke YouTube Studio, Facebook, atau Vimeo, atau impor ke editor video agar subtitle tertanam langsung di gambar.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah bisa membuat subtitle otomatis secara gratis?

Bisa. YouTube Studio membuat subtitle otomatis tanpa biaya untuk bahasa yang didukung, dan CapCut serta Canva punya fitur subtitle di editornya, meski sebagian opsi tergantung paket. Audiotexta punya paket gratis dengan batas menit per bulan.

Bisakah saya menambahkan subtitle ke video dari HP?

Bisa. Aplikasi CapCut membuat subtitle otomatis langsung dari HP, TikTok dan Instagram menyediakan teks otomatis saat memposting, dan generator berbasis web seperti Audiotexta bisa dipakai dari browser ponsel.

Seberapa akurat subtitle otomatis?

Dengan audio yang jernih dan satu orang berbicara, biasanya hanya perlu sedikit koreksi. Dengan musik keras, kebisingan, atau beberapa suara sekaligus, sediakan waktu untuk memeriksanya sebelum dipublikasikan.

Bagaimana cara mengubah file SRT ke VTT?

Anda bisa memakai konverter online, seperti milik Audiotexta, atau melakukannya manual: tambahkan baris WEBVTT di awal file dan ganti koma pada milidetik dengan titik di setiap stempel waktu.

Apakah subtitle membantu peringkat video di YouTube?

Subtitle membuat video lebih mudah diakses dan dipahami oleh lebih banyak orang, termasuk yang menonton tanpa suara. YouTube tidak memublikasikan seberapa besar pengaruhnya terhadap peringkat, jadi anggaplah subtitle sebagai peningkatan aksesibilitas, bukan trik SEO.

Coba Audiotexta gratis

Unggah file atau tempel link dan dapatkan transkrip dalam hitungan menit.

Mulai transkripsi

Artikel terkait